
Mantan Presiden RI ke 2 bapak Soeharto meninggal dunia pada usia 86 tahun pada hari Minggu 27 Januari 2008 pada pukul 13.00 di RS Pusat Pertamina Jakarta.
Minggu, 27 Januari 2008
Mantan Presiden RI ke 2 Meninggal
Selasa, 22 Januari 2008
Bekerja Adalah Ibadah
Bekerja adalah Ibadah, begitu banyak orang bijak menyampaikan pemikirannya. Barangkali memang benar dengan kata-kata tersebut. Secara pribadi saya sendiri suka terkungkung bahwa bekerja seolah seperti orang yang melakukan transaksi jual beli. Jika saya beli A maka saya akan dapat A. Kenapa kita jarang memberikan yang lebih dari yang kita punya termasuk ketrampilan kerja kita, output yang lebih dari yang diharapkan tentunya manfaatnya akan sangat menyenangkan kalau kita bisa memberi lebih. Memang akan terkesan kita terlalu baik hati dan kita 'kerja bakti' dengan melakukan sesuatu lebih dari yang kita punya. Hal tersebut masih jarang orang lakukan. Pernah saya membaca di tabloid tentang kekuatan dari BERDERMA. Kalau kita mendermakan apa yang kita miliki kepada yang memerlukan dengan segenap tulus hati kita, maka yang ada adalah akan di bayarlah apa yang kita dermakan itu jauh lebih besar oleh Allah. Wow luar biasa, apakah demikian silahkan mencoba dan merasakan sendiri.
Kembali ke dalam hal memberi yang lebih dari pekerjaan akan banyak memberikan keuntungan kalau ditinjau dari sisi positifnya. Yang pertama kita akan memberi keuntungan buat perusahaan karena yang diberikan oleh karyawannya telah berlebih. Keuntungan perusahaan akan membawa perusahaan tersebut senantiasa survive. Dengan memberi lebih secara otomatis akan meningkatkan kompetensi dan ketrampilan kita dan jika kita akan diberi beban perkaan yang lebih BESAR oleh perusahaan, perusahaan sudah pernah melihat secara nyata dari hasil lebih yang telah diberikan oleh karyawan tersebut. Memberikan lebih tentunya banyak menguntungkan baik secara individu maupun kepada orang lain. Memberi keuntungan dan manfaat kepada orang lain berarti ibadah. Jadi kalau di tarik garis lurus bekerja adalah ibadah.
Jika hal tersebut di yakini semua orang tentunya akan terdapat kemajuan yang luar biasa terhadap individu yang melakukan dan lingkungan dimana individu tersebut ada. Karena dengan melakukan kegiatan bekerja sebagai ibadah ini tujuannya tidak dapat di konversi kedalam bentuk uang tetapi lebih ke poin yang akan di terima dari Yang Maha Kuasa.
Selamat berkerja, semoga ibadah-nya di terima oleh Allah Yang Maha Kuasa. amien.
Selasa, 01 Januari 2008
Tahun Baru 2008
Tahun baru 2008. Apa yang akan dilakukan ? Rencana apa yang sudah terpapar? Apakah akan lebih baik dari tahun 2007?
Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang bermunculan dalam memasuki tahun baru 2008 ini. Ada yang mengatakan bahwa untuk mencapai sasaran pada tahun 2008 perlu adanya mimpi dan hasil akhir apa yang di kehendaki. Dengan begitu pikiran untuk mencapai dari hasil akhir apa yang dikehendaki itu dapat membawa berkah yang banyak. Baru setelah itu merencanakan proses atau kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai hasil akhir tersebut. Rintangan pasti menghadang, tetapi beranikah kita menjadi manusia beda bukan manusia rata-rata. Tampil dengan gaya beda akan membawa ciri khas yang beda pula. Itulah makanya akan dapat menonjol dari orang lain.
Selasa, 18 Desember 2007
Impian Jadi Nyata
Big Things Happen
Banyak hal besar terjadi kalau melakukan hal-hal kecil dengan benar -Don Gabor-
(Seorang pelatih keahlian komunikasi antar pribadi)
Berikut ini ringkasan dalam buku yang dikarang oleh Don Gabor dengan Judul "Big Things Happen" barangkali informasinya dapat digunakan sebagai referensi menciptakan kenyataan dari impian-impian besar. Ingin rasanya membedah buku ini dan 'action' dari apa yang disampaikan dan di paparkan dari buku ini.
Mencapai Impian = Komitmen + Perencanaan + Tindakan + kegigihan
5 Langkah merubah impian menjadi kenyataan :
1.Komitmen pada tujuan besar
- Di mana anda ingin berada lima tahun lagi?
- Mengapa melakukan ini ?
- Menetapkan rintangan
- Menghadapi rasa takut jatuh tertelungkup
2.Merencanakan tindakan besar
- Menetapkan langkah-langkah besar anda
- Mengorganisir langkah-langkah kecil anda?
3.Bertindak berdasarkan rencana
- Menetapkan rencana dalam tindakan
- Menyadap kreativitas anda untuk mencapai hasil lebih cepat
- Strategi penetapan langkah untuk membantu anda menempuh jarak jauh
4.Gigih, gigih, gigih
- Menggunakan kritik untuk mengatasi rintangan
- Dua puluh satu lonjakan awal bagi pengulur waktu
- Mengurus perfeksionasme untuk menyelesaikan banyak hal
- Menetapkan dan menepati batas waktu anda
- Mendapatkan bantuan di semua tempat yang benar
5.Membangun sukses
- Anda telah mencapai impian anda, lalu apa selanjutnya?
- Lima puluh cara membuat hal besar terjadi
Kamis, 13 Desember 2007
Jakarta Banjir dan Macet
Kalau di lihat hampir tiap 3 bulan sekali jalan yang biasa saya lalui pasti ada bangunan baru, entah itu perumahan baru, gedung baru, fasilitas umum baru atau apapun. Dimana salah satunya adalah Bus Way atau jalan khusus yang akan dilalui Bus Khusus pula.
Dari banyaknya bangunan yang bermunculan tersebut seperti-nya memberikan pengaruh postif dan negatif. Pengaruh positifnya adalah kalau daerah itu ada bangunan ya akan ada peluang usaha atau menandakan akan semakin berkembangnya area tersebut. Namun dampak negatifnya juga ada yaitu akan timbulnya kepadatan pada daerah tersebut dan ujung-ujungnya akan terjadi kemacetan atau banjir sebagai akibat tanah yang dulunya sebagai penyerapan air hujan menjadi ladang beton atau hutan beton. Air hujan akan semakin susah untuk di serap tanah.
Ada permasalahan yang timbul dan kalau dilihat sepertinya adalah sepele, seperti ada pelebaran jalan dimana yang dulunya kanan dan kiri jalan tersebut ada tanah dan tanaman menjadi dipangkas habis dan diganti dengan cor beton atau aspal. Tapi dari perubahan tersebut tidak diimbangi dengan adanya fasilitas lain seperti saluran air yang memadai atau tingkat kemiringan dari jalan itu sendiri. Sehingga pada waktunya hujan datang tempat-tempat tersebut menjadi tergenang air, dan pengguna jalan akan mencoba menghindar dari genangan walau sebetulnya tidak terlalu dalam. Dan selain itu bisa jadi jalan akan rusak kembali kalau tidak segera diperbaiki. Ujung-ujungnya hal tersebut akan membuat macet pada titik-titik tertentu tersebut. Padahal titik-titik tersebut tidak terlalu banjir tapi hanya berupa genangan namun dampak pengguna jalan yang menghindar atau melambatkan jalannya kendaraan menjadikan jalalan tersebut tersendat atau bahkan bisa menjadi macet total.
Kemacetan pada satu titik bisa menimbulkan kemacetan tempat lain kalau jalan tersebut tersebut tersambung dengan interchange yang lain.
Apa dan bagaimana ya solusinya hal tersebut? Memang seperti ayam dan telur kalau dilihat. Satu hal perubahan membawa hal positif tapi juga membawa hal negatif. Bisa jadi kata kuncinya adalah perencanaan tata kota yang terpadu dan terintegrasi. Tapi hal tersebut tidak mudah untuk jakarta yang sudah majemuk ini. Kontribusi lain bisa jadi ada pada kesadaran individu-individu. Misal kesadaran individu pengusaha yang memperhitungkan lingkungannya jika membangun sesuatu, atau kesadaran individu seperti saya sendiri yang turut meringankan beban jalan karena turut andil membuat jalan macet akbit mobil yang saya pakai, dll.
Rabu, 12 Desember 2007
Hobi membuat souvenir
Gambar di bawah ini hasil karya istri-ku tercinta. Dia membuat ini karena hobi dan menyenanginya. E e e ternyata ada yang pesan untuk membuatkan tempat bungkus souvenir sunatan anak teman. Maka jadilah buah karya seperti di bawah ini.
Minggu, 09 Desember 2007
Berfikir Besar dan Mulai dari yang kecil
Ada pertanyaan yang dilontarkan oleh teman saya, "punya rencana apa untuk 5 tahun kedepan". Antara kaget dan bingung ternyata saya tidak tahu harus menjawab apa. Pikir saya boro-boro 5 tahun, barangkali untuk 1 jam kedepan saja kadang saya tidak tahu harus ngapain.
Pertanyaan yang sederhana tersebut sepertinya selalu mengganggu pikiran saya. Emang benar juga ya yang dia tanyakan itu. Gimana kalau kita tidak punya tujuan yang jelas dalam hidup ini. Bisa juga diibaratkan "Orang yang mengendarai mobil tapi tidak punya tujuan yang jelas, yang ada barangkali hanya muter-muter tanpa bergerak lebih jauh atau sampai pada tujuan tapi yang tidak jelas yang kita mau-i".
Tapi bagaimana untuk merancang rencana 5 tahun? seperti ngga kebayang saya bisa mengharapkan sesuatu yang barangkali dalam jangka panjang tersebut terwujud. Apakah seperti itu ya. Misal saja 5 tahun kedepan saya ingin mempunyai rumah besar. Apakah mungkin tuh? Apa benar kalau dengan keyakinan 100% bahwa saya bisa dapet rumah itu. Bagaimana cara membuktikannya?
Pembuktian harus diawali dengan langkah nyata atau action. Kayaknya dari sasaran jangka panjang 5 tahun ini harus di cacah hingga kecil-kecil. Sehingga dalam setiap perjalanannya bisa kelihatan progress-nya. Dengan kata lain sasaran yang besar yang kayaknya tidak mungkin harus di rubah menjadi sesuatu yang mungkin. Dan dengan di cacahnya sasaran besar bisa di mulai dari 1 cacahan yang paling kecil atau disebut dengan "memulai dari yang kecil". Saya ingin mencoba melakukankannya setidaknya yang ngga gede-gede dulu.